
Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP), Fakultas Pertanian, Universitas Jambi, turut serta dalam acara Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Kolaborasi Akademik" yang berlangsung pada tanggal 4 Oktober 2024. Acara ini mengundang dua narasumber , yaitu Prof. Dr. Fahrul Zaman Bin Huyop dari Universiti Teknologi Malaysia dan Assoc. Prof. Ts. Dr. Nurul Huda dari Universiti Sabah Malaysia. FGD ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat kolaborasi akademik di bidang teknologi pertanian, termasuk Teknologi Hasil Pertanian, antar universitas.
Dr. Mursalin, S.TP., M.Si., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik, Kerjasama, dan Sistem Informasi, membuka acara secara resmi atas nama Dekan Fakultas Pertanian. Dalam sambutannya, Dr. Mursalin menekankan pentingnya kerja sama antar universitas guna meningkatkan mutu pendidikan dan penelitian. Beliau juga menyoroti potensi besar yang dapat digali dari kolaborasi ini, terutama untuk pengembangan riset dan inovasi di bidang Teknologi Hasil Pertanian.
Diskusi tersebut menekankan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat. Dari sudut pandang Prodi THP, kolaborasi ini sangat relevan dalam pengembangan kurikulum yang lebih aplikatif, penelitian berbasis teknologi pangan yang mutakhir, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, baik dosen maupun mahasiswa.
Salah satu topik yang menjadi sorotan utama adalah peluang kerja sama dalam bidang riset dan inovasi teknologi hasil pertanian. Kolaborasi dengan industri dan lembaga penelitian diharapkan mampu menghasilkan riset yang berdampak langsung pada peningkatan mutu produk pangan lokal serta pemanfaatan potensi agroindustri di Jambi. Selain itu, kerja sama ini juga diharapkan mempercepat adopsi teknologi pangan terbaru di bidang pengolahan hasil pertanian.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Program Studi Teknologi Hasil Pertanian beserta para dosen, yang diharapkan dapat memperkaya pembahasan dan mempererat hubungan akademik antaruniversitas, khususnya antara Indonesia dan Malaysia. Melalui diskusi ini, para peserta memperoleh wawasan baru mengenai perkembangan terkini dalam teknologi pertanian yang relevan dengan bidang keahlian Teknologi Hasil Pertanian. Inovasi ini diharapkan dapat diadaptasi dalam kegiatan akademik dan penelitian di Universitas Jambi serta memperluas jangkauan kerja sama internasional di masa mendatang.
Ke depannya, Prodi THP berharap kegiatan semacam ini bisa menjadi agenda rutin untuk terus mendorong sinergi antara akademisi, industri, dan pemerintah dalam rangka pengembangan teknologi pangan yang lebih maju dan kompetitif. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat posisi Prodi THP sebagai salah satu program unggulan yang berfokus pada inovasi dan teknologi pengolahan hasil pertanian di Indonesia.



